Teman
yang baik itu seperti pembawa minyak wangi. Kita tertarik untuk memiliki minyak
wangi tersebut, atau setidak-tidaknya kita bisa ikut menghirup baunya yang
wangi.
Sedangkan
teman yang jelek diibaratkan sebagai sang peniup api. Bila kita dekat-dekat
bisa-bisa pakaian kita terbakar, atau atau setidak-tiadnya kita akan kena asap
hitamnya atau menghirup baunya yang busuk.
Teman-teman
pilihy yang mana,
Dekat dengan
minyak wangi atau asap peniup api, minyak wangi lebih harum. Setuju tidak.
Bismilahirohmannirohim.......
Asalamualaikumwr.wb..........
Tanam pinang rapat-rapat
Agar puyuh tak dapat terbang
Jawablah salam dengan semangat
Jikalau engkau umat Muhammad
Assalamualaikum
wrwb
Asyhadualailahaillalah waasyhaduanna muhamaddarasulullah,
Allohummasholi ala sayidina Muhammad waala ali
sayyidina Muhammad
Allohummagfirli dunnubi waliwalidayya warhamhuma kama
robbayani soghiro
Allohumma ihdinasirotol mustaqim, shirotoladzina
an’amta alaihim goiril maghdu bi alaihim waladhooliini “
Yang terhormat
Dewan juri
Yang terhormat
bapak dan ibu guru yang hadir pada acara ini
Hadirin dan
hadirat yang berbahagia
Serta
teman-teman seperjuangan yang saya banggakan.
Alhamdulillah wasyukurilah wanikmatillah,
Segala
puji kehadirat illahirobbi yang telah memberi tiada henti dari yang paling utama dari segala apa yang
kita anggap utama di dunia yang bersifat fana, mari terlebih dahulu kita
bersama-sama memanjatkan puja dan puji kehadirat Allah SWT yang maha kuasa,
yang telah menciptakan rasa cinta diantara kita, termasuk rasa cinta terhadap
semua mahkluknya.
Solawat
salam kita sanjungkan kepada rosulullah juru selamat dunia akhirat beliau
pembimbing umat, Nabi Besar Muhammad SAW dan
semoga tercurah limpahkan pula kepada keluarganya, para shahabatnya, dan para
pengikutnya termasuk kita yang hadir pada kesempatan yang berbahagi ini. Aamiin
Ya Rabbal ‘Aalamiin
Dewan
juri yg saya hormati teman-teman seperjuangan yg budiman
Pada
kesempatan yang berbahagia ini perkenankan saya ingin menyampaikan beberapa
pesan untuk teman-teman bgaimana “Cara Memilih Teman Yang Baik”.
Teman-teman
sekalian
Teman
yang baik itu seperti pembawa minyak wangi. Kita tertarik untuk memiliki minyak
wangi tersebut, atau setidak-tidaknya kita bisa ikut menghirup baunya yang
wangi.
Sedangkan
teman yang jelek diibaratkan sebagai sang peniup api. Bila kita dekat-dekat
bisa-bisa pakaian kita terbakar, atau atau setidak-tiadnya kita akan kena asap
hitamnya atau menghirup baunya yang busuk.
Teman-teman
pilihy yang mana,
Dekat dengan
minyak wangi atau asap peniup api, minyak wangi lebih harum. Setuju tidak.
Dalam
memilih teman bergaul itu harus hati-hati. Sebab, bagaimanapun juga, sedikit
atau banyak, teman bergaul bisa berpengaruh terhadap diri kita, jiwa dan
tingkah laku serta akhlaq kita selanjutnya.
Rasulullah
SAW bersabda:
اَلرَّجُلُ خَلِيْلِهِ
فَلْيَنْضُرْ اَحَدُكُمْ مَنْ يُخَا لِلُ
“Seseorang
itu ikut agama/faham teman dekatnya maka hendaklah tiap-tiap kamu waspada
dengan siapa ia berteman dekat” (HR. Abu Daud dan Turmudzi)
Dan
yang terpenting saat ini kita masih sekolah, maka kewajiban kita saat ini
sebagai salah satu tahap menuju keberhasilan adalah belajar yang
sungguh-sungguh, melatih kepribadian untuk memiliki sikap dan karakter yang
baik, dan memilih teman dan lingkungan pergaulan yang baik pula.
Pilih
teman yang punya semangat, yang berjiwa suport atau mendukung. Buang perbuatan
sia-sia.
marilah
kita pilih teman bergaul kita, untuk kebahagiaan dan keberhasilan hidup di
dunia dan untuk bekal di akhirat kelak.
Hadirin
rahimakumullah.
Akhir kata,
Kalau ada piring yang pecah, jangan disimpan di dalam peti, kalau ada kata-kata
yang salah, jangan disimpan di dalam hati.
Demikian
yang dapat saya sampaikan. Kurang lebihnya mohon maaf
Orang
beriman saling mengasih, cukup sekian dan terima kasih.
Allah
SWT memberi rahmat pada kita semua
Usikum
wanafsi bitaqwallaoh
Wassalamu’alaikumwr.
wb.
0 Komentar